Traitor

Nah, untuk pertama kalinya saya akan menuliskan first impression dan sedikit review dari film Traitor yang baru-baru ini gua tonton di bioskop.... Bagi yang nggak tau ini film apaan n merasa ini bukan film terkenal yang layak tonton, coba deh baca review gw ampe habis... terkadang seperti buku, film gak bisa dilihat dari covernya atau pemerannya :D
Untuk sementara saya akan menuliskan review ini dalam bahasa Indonesia, so for english reader... you need to wait for reading the english review for this movie, because it's seem I can't trust the Google Translate quality for translating more of my article again.....

Oke, bagi yang belum tahu film traitor ini apa, bisa melihat trailer nya di youtube deh... disini : http://www.youtube.com/watch?v=-0QS7OS2Gb4

Ide cerita dari film ini adalah menegaskan bahwa terorisme itu seakan menolak dan menunjukkan bahwa setiap orang didunia ini, apapun agama dan kepercayaannya tidak pernah menginginkan dan membenarkan terorisme, dan menegaskan sekali lagi bahwa terorisme itu adalah tindakan yang dilakukan orang-orang yang licik dan memanfaatkan kepercayaan orang lain untuk kepentingan mereka sendiri dengan mempermainkan emosi orang lain.

Tokoh utama dalam film ini, bernama Samir, memiliki masa lalu yang kelam, sehingga membuat dirinya menjadi seorang muslim yang taat dan alim dan membenci terorisme. Disini akan kita lihat bagaimana sepak terjang Samir dalam membongkar jaringan teroris dengan cara layaknya menyiram api dengan bensin. Dan dalam aksinya yang cukup "Rahasia" (yup saya tidak akan menspoilerkan isi film ini, walaupun film ini cukup lama rilisnya, yaitu tahun 2008 kemarin), Samir akhirnya menarik perhatian seorang agen FBI bernama Roy Clayton.

Nah yang menarik dari film ini adalah mereka seolah menjembatani antara dua kubu, Samir adalah seorang berkebangsaan Amerika, dan beragama Islam yang sangat alim dan berkulit hitam yang benar-benar minoritas dan menjadi wakil dari kondisi dunia saat ini yang menganggap orang Negro dan Muslim itu identik dengan kekerasan saja (ingat saya menulis menganggap, bukan berarti saya rasis lho ya... tapi menurut saya itu anggapan dunia saat ini) yang merupakan pribadi yang lembut, taat beragama, dan tidak menyukai aksi terorisme sehingga pada akhirnya melakukan operasi rahasia untuk mengobrak-abrik jaringan terorisme.

Sedangkan Clayton adalah agen FBI yang Amerika bangt... berkulit putih, dan untuk menyeimbangkan dengan peran dari Samir, adalah seorang Kristiani yang sangat taat dan mempelajari Islam saat kuliah dan berada dalam kondisi netral untuk tidak menghakimi bahwa golongan agama tertentu itu lah sumber terorisme melainkan orangnya.

Kedua karakter tersebut benar-benar berbeda secara penampakan fisik dan agama yang dianut, namun mereka memiliki kesamaan yang pada akhirnya terkuak dalam film ini, sehingga dari awalnya Clayton mengejar Samir... pada akhirnya Clayton bahu-membahu dengan cara tak terduga untuk membasmi sebuah jaringan teroris.

Film ini benar-benar digarap dengan apik, dan bila melihat judulnya... TRAITOR... yap kita akan melihat banyak pengkhianatan terjadi dalam film ini, pengkhianatan pada kemanusiaan, pengkhianatan pada teman, dan pengkhianatan pada idealisme... dan saat konklusi dari film ini muncul... kita akan bertanya dalam diri kita sendiri, apakah pengkhianatan untuk tujuan yang baik itu bisa dibenarkan? dan sebagai film konspirasi-spionase yang digarap dengan isu sosial yang cukup sensitif... film ini dengan baik berhasil menghapus anggapan bahwa tidak ada agama atau idealisme manapun yang membenarkan untuk membunuh sesama, dan apabila ada organisasi yang melakukan hal tersebut... itu merupakan tindakan dari orang tidak bertanggung-jawab yang memanfaatkan kepolosan orang lain yang alim dan tidak mengerti apa yang benar... disini kita melihat sosok Samir yang dengan keras menentang idealisme teroris yang dibongkarnya karena dia pun menolak ide untuk menyakiti sesama walau berbeda agama dan ras.

Terdapat banyak kejadian yang membuat kita bingung, apa yang akan dilakukan oleh Samir dalam situasi multi kepentingan, dan bagaimana dia dapat menyelesaikan misi rahasianya itu sementara karena teramat rahasianya dirinya pun dikejar juga oleh pihak yang berwajib yang sebenarnya pun merupakan pihak yang sama, dan bagaimana Samir nyaris terbunuh dan kuatnya rasa persaudaraan dalam jaringan terorisme yang terjadi... Semuanya terangkai dengan cerdas dalam film besutan Jeffrey Nachmanoff ini...

So bagi yang belum menonton film ini, saya sarankan untuk membeli DVD Originalnya di website online ataupun toko kesayangan original anda (saya tidak tahu apakah versi resmi Indonesia sudah ada atau belum, namun bila tidak ada, coba lah beli original nya lewat toko DVD Online), DVD ini sangat berharga untuk ditambahkan dalam koleksi anda, karena banyak pesan dan isu sosial yang diangkat dan bukan tipe film yang berusaha memecah belah, namun merupakan film yang berisi pesan bahwa terorisme itu bukan lah musuh dari satu pihak agama dan ras tertentu saja.... namun merupakan musuh semua pihak yang tidak mengkehendaki saling menyakiti sesama manusia, apapun agama dan ras mereka.... sebuah film yang manis....

Confession Of A Shopaholic

Movie Review (Review Versi Indonesia)

Confessions of Shopaholic

“Film yang dapat digunakan untuk belajar banyak hal, apakah anda seorang marketers? Anda bisa dapat banyak hal yang bisa anda pelajari untuk membuat klien anda mengeluarkan lebih. Apakah anda seorang konsultan perencana keuangan? Anda bisa tahu bagaimana pola-pola yang tidak masuk akal dalam mengeluarkan uang, dan apakah anda seorang pecandu belanja? Film ini akan membuat anda berkata, ya saya mengalami hal seperti itu…. Dan jika anda pecandu film… film ini jelas dapat anda nikmati karena sangat menyegarkan, baik dari sisi komedi nya, maupun dari sisi emosionalnya yang romantis dan menyegarkan”

Data Film
Judul Film : Confessions of Shopaholic
Genre : Comedy - Romance
Sutradara : P.J Hogan
Produser : Jerry Bruckheimer
Penulis Skenario : Tracey Jackson, Tim Firth, Kayla Alpert, Sophie Kinsella (books)
Studio Produksi : Jerry Bruckheimer Films
Distributor : Touchstone Pictures
Bahasa : English, Finnish
Durasi : 104 minutes

Tanggal Rilis : USA 5 February 2009, Indonesia 11 March 2009, Japan 30 May 2009

Data Lainnya
Aspek Rasio : 2.401
Sound Mix : Dolby Digital 5.1 (DVD)

Tagline : All she ever wanted was a little credit...


Pemeran Utama : Isla Fisher, Hugh Dancy, Krysten Ritter, Joan Cusack, John Goodman, etc.

Sinopsis
Berdasarkan pada buku "Confessions of a Shopaholic" dan "Shopaholic Takes Manhattan" oleh Sophie Kinsella. Rebecca Bloomwood (Isla Fisher) adalah wanita berusia 25 tahun yang tinggal dengan sahabatnya Suze (Krysten Ritter) di flat milik Suze(temannya, dan Rebecca membayar sewa yang jauh di bawah harga pasar), di bagian kota yang trendi. Rebecca memiliki pekerjaan yang sangat membosankan menulis untuk majalah keuangan. Dia memiliki kecanduan belanja dan pekerjaannya tidak dapat diandalkan untuk membayar hutangnya. Hutang dan tagihan menumpuk, jadi dia mencoba mengurangi (yang akhirnya gagal total), kemudian ia mencoba membuat lebih banyak uang (kegagalan lain).

Trailer
http://www.youtube.com/watch?v=ZYYCSEV-i1Y

Review
Awalnya saat melihat poster film ini di bioskop yang bener-bener cewe banget, dan dvd original dengan box berwarna pink dan merchandise dompet pink, saya merasa film ini bukan untuk saya, tapi memang jangan pernah menilai film dari poster trailernya ataupun box dvd nya. Pesan dari dosen saya bahwa film ini adalah film yang wajib ditonton oleh seorang marketer untuk mengenali bagaimana memperlakukan kustomer membuat saya tertarik pada film ini.
Pada film ini terdapat beberapa aspek yang bisa dipelajari, namun saya tidak menganjurkan anda menikmati film ini sebagai media pembelajaran marketing, finance, dan penikmat novelnya seperti apa yang saya lakukan dan saya tidak yakin itu bukan cara yang baik untuk menikmati film. Dalam film ini kita akan melihat bagaimana Rebecca melewati proses pendewasaan dirinya agar dapat dewasa dan mengakui bahwa dirinya adalah seorang shopaholic (pecandu belanja) hingga akhirnya menepis anggapan bahwa ada lebih banyak hal yang lebih berharga yang akan hilang apabila dirinya mempertahankan keibasaan buruknya itu.
Film berdurasi 104 mnit ini dapat membuat anda terus tertawa dengan berbagai kejadian yang terjadi didalamnya, deretan pemeran yang sangat sesuai dengan karakter yang mereka perankan membuat film komedi ini merupakan komedi yang patut anda koleksi dan anda tambahkan dalam daftar koleksi anda, dan hal-hal yang lucu dalam film ini bukan hanya soal bagaimana kegilaan dn tingkah laku Rebecca dalam berbelanja saja, namun bagaimana kebetulan-kebetulan akhirnya mengorbitkan Rebecca menjadi salah seorang kolumnis terbaik yang dikagumi dari rubrik yang secara tidak sengaja akhirnya menjadi terkenal di majalah keuangan, bukan karena kemampuan Rebecca dalam berhemat dan mengelola keuangan, namun karena gaya konsumtif dan kebiasaan buruknya selama ini.
Seiring dengan berjalannya cerita, berbagai kebohongan membuat masalah menjadi semakin pelik dan semakin runyam, dan dalam kondisi terdesak akhirnya Rebecca memutuskan sesuatu dan mengambil tindakan untuk menyelesaikan masalah yang selama ini ditumpuk dengan dewasa, pertanyaannya adalah, berhasilkah Rebecca untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan solusi yang telah ia pikirkan dan lakukan? Tonton sendiri film komedi yang unik ini, mungkin sudah terlambat untuk menontonnya di bioskop kesukaan anda, namun tidak ada salahnya anda mampir ke toko dvd kesayangan anda atau membeli dvd secara online dan membeli dvd ini untuk anda tambahkan dalam daftar koleksi anda.

English Version (By Google Translation, sorry don't have time to re-write in English, because from the first time this review is intend to be writen in Indonesia for other website)

Confessions of Shopaholic
"The film that can be used to learn many things, whether you are a marketers? You can be a lot of things you can learn to make your clients spend more. Are you a financial planner consultant? You can know how the patterns that do not make sense in spending money, and whether you are a shopping addict? This movie will make you say, yes I experienced something like that .... And if you are addicted to the movie ... this movie obviously you can enjoy because it is very refreshing, both from the side of his comedy, as well as the emotional side of the romantic and refreshing "

Film Data
Film Title: Confessions of Shopaholic
Genre: Comedy - Romance
Director: P.J Hogan
Producer: Jerry Bruckheimer
Scenario Writer: Tracey Jackson, Tim Firth, Kayla Alpert, Sophie Kinsella (books)
Studio Production: Jerry Bruckheimer Films
Distributor: Touchstone Pictures
Language: Bahasa Indonesia, Finnish
Duration: 104 minutes

Release Date: 5 February 2009 USA, Indonesia 11 March 2009, Japan 30 May 2009

Other Data
Aspect Ratio: 2401
Sound Mix: Dolby Digital 5.1 (DVD)

Tagline: All she ever wanted was a little credit ...


Main Cast: Isla Fisher, Hugh Dancy, Krysten Ritter, Joan Cusack, John Goodman, etc.

Synopsis
Based on the book "Confessions of a Shopaholic" and "Shopaholic Takes Manhattan" by Sophie Kinsella. Rebecca Bloomwood (Isla Fisher) is a 25-year-old woman who lives with her best friend Suze (Krysten Ritter) in Suze's flat (his friend, and Rebecca to pay rent far below market price), in a trendy part of town. Rebecca has a very boring job writing for the financial magazine. He has a shopping addiction and his work can not be relied upon to pay its debts. Debt and bills piling up, so he tried to reduce (which ultimately failed miserably), then he tried to make more money (another failure).

Trailer
http://www.youtube.com/watch?v=ZYYCSEV-i1Y

Review
At first when I saw this movie posters at movie was really cewe banget, and dvd with original box and merchandise pink purse pink, I feel this movie is not for me, but it should never judge a movie trailer from a poster of his or dvd box. Message from my professors that this movie is a movie that must be watched by a marketer to know how to treat customers makes me interested in this film.
In this film there are several aspects to be learned, but I do not recommend you to enjoy this film as a learning media marketing, finance, and connoisseurs of his novel as what I do and I'm not sure it's not a good way to enjoy the movie. In this film we will see how Rebecca through her maturing process in order to grow up and admit that she was a shopaholic (shopping junkie) to finally dismissed the notion that there are more things more precious to be lost if he keep it keibasaan bad.
104 mnit length movies can make you laugh with various events that happen in it, the row player that best fits their character perankan make this comedy is comedy that you deserve your collection and add in your collection list, and the things that funny in this movie is not just about how insanity dn Rebecca's behavior in the shop alone, but how coincidences Rebecca orbit eventually became one of the best columnist who admired the rubric which accidentally became famous financial magazine, not because of Rebecca's ability in save money and manage finances, but because of consumer style and during these bad habits.
As the story goes on, many lies to make the problem become more complicated and worse, and in crowded conditions Rebecca finally decided on something and take action to solve this problem for stacked with adults, the question is, Rebecca successfully to solve this problem with solutions that have been he was thinking and doing? Watch the film this unique comedy, probably too late to watch the movie of your choice, but it never hurts you stop by the store or your favorite dvd buy dvd online and buy this dvd for you to add in your collection list.


christian Gamas, christian_gamas@yahoo.com, christian.gamas.blog@gmail.com