Super Street Fighter IV

Street Fighter IV... this new series will be likely to follow teir predecessor to have various edition as a new game for the next month...

Capcom will released the Super Street Fighter IV, with new caracter, and new add on in gameplay system as a new stand alone game and will be not distributed as a downloadable content.

For more information about this "not so new game with a little inprovement" check this link :

Sebuah Pendahuluan Terhadap Manajemen Strategi

Hallo... kembali lagi pada salah satu artikel manajemen saya yang bertopik manajemen strategik, pada kali ini saya akan menjabarkan sifat dari manajemen strategik, dan bagaimana tahapan implementasi didalamnya, dan mengapa penerapannya menjadi penting dan dampaknya pada perusahaan yang menggunakannya secara benar dan yang mengabaikannya dalam contoh nyata yang kecil...

Saya tahu saya bukanlah siapa-siapa dalam topik pembahasan kali ini, namun berikut ini adalah sebagian rangkuman dari buku manajemen strategi dan beberapa literatur yang saya baca seperti dari buku the Apple Way dan film pirrates of sillicon valley, I Hope you enjoy my articles....

So here we go :

Currently I'm writing this article for my Master degree assignment, and since we don't use english as our major language, I'm currently writing this one in Indonesian, if there's any request to write in English, please let me know by emailing me at : christian.gamas.blog@gmail.com, and I promise you, I'll give my time for translating it, for now you can use tool like google translate for translating this article... :D

Part 1 The Nature Of Strategic Management


1.1 Mendefinisikan Manajemen Strategik
Manajemen Strategik dapat dikatakan sebagai seni dan sains dalam melakukan formulasi, penerapan, dan evaluasi keputusan lintas-fungsi yang objektifnya adalah untuk mencapai tujuannya. Manajemen Strategik berbicara tentang bagaimana mengintegrasikan pemasaran, keuangan, akuntansi, produksi, operasi, penelitian dan pengembangan, dan sistem informasi terkomputerisasi untuk mencapai kesuksesan organisasi. Tujuan utama dari manajemen Strategik adalah melakukan eksploitasi dan menciptakan peluang yang baru dan berbeda untuk masa yang akan datang.
Manajemen Strategik lahir sebagai istilah awalnya pada tahun 1950, dan menjadi populer pada tahun 1960 hingga 1970. Dan pada saat ini dianggap sebagai salah satu cara untuk menjawab berbagai macam permasalahan. Pada tahun 1980an metode terdapat berbagai planning models yang belum memberikan hasil yang memuaskan hingga manajemen strategik terkesampingkan. Pada tahun 1990an manajemen strategik mulai dilihat kembali dan digunakan secara luas dalam dunia bisnis.
Pada intinya manajemen strategik adalah rencana dari perusahaan untuk berkerja. Bila diibaratkan dalam sebuah permainan olahraga, rencana kerja perusahaan ini dapat diibaratkan dengan rencana strategi permainan sebuah tim olahraga, dimana tim yang baik memiliki strategi permainan yang baik untuk dapat sukses dalam kompetesi.

1.2 Tahapan-Tahapan Dari Manajemen Strategik
Tahapan dari manajemen strategik adalah formulasi strategi, implementasi strategi, dan evaluasi strategi. Formulasi strategi sebagai langkah awal meliputi hal-hal sebagai berikut :
Mengembangkan visi dan misi
Identifikasi peluang dan ancaman dari luar organisasi
Mengenali kekuatan dan kelemahan organisasi
Menetapkan objektif jangka panjang
Membangun strategi alternatif, dan
Memilih strategi yang akan dicapai.

Hal-hal baru yang dapat disertakan dalam melakukan formulasi adalah menentukan bisnis baru yang akan dimasuki atau ditinggalkan, alokasi sumber daya, dan lain-lain.
Karena tidak ada organisasi yang memiliki sumber daya tidak terbatas, maka pengambil keputusan harus menentukan strategi alternatif yang akan memberikan organisasi keuntungan yang paling tepat. Formulasi strategi mempengaruhi organisasi pada produk yang spesifik, pasar, sumber daya, dan teknologi dalam periode waktu tertentu. Para top manager memiliki kemampuan untuk memahamu dari perspektif yang terbaik tentang bagaimana meracik dan mengolah keputusan formulasi dari keputusan strategi, sehingga mereka memiliki otoritas untuk menentukan dan memberlakukan strategi yang dibutuhkan untuk proses implementasi.
Implementasi strategi membutuhkan perusahaan untuk menentukan secara pasti objektif annual, kebijakan yang sesuai, memotivasi pegawai, dan mengalokasikan sumber-sumber daya sehingga strategi yang telah diformulasikan dapat dieksekusi. Proses implementasi strategi ini meliputi pengembangan kultur yang mendukung implementasi dari strategi, menciptakan struktur organisasi yang efektif, melakukan pengarahan ulang upaya dari pemasaran, menyiapkan budget, mengembangkan dan mengutilisasikan sistem informasi, dan menyeimbangkan kompensasi pegawai dengan performanya dalam organisasi.
Proses implementasi seringkali disebut juga sebagai “tahap beraksi” dari manajemen strategi. Dalam tahap ini dilakukan mobilisasi pegawai dan manager untuk mengubah formulasi strategi menjadi tindakan. Sebagai tahapan tersulit dalam manajemen strategi, implementasi strategi membutuhkan disiplin pribadi, komitmen, dan pengorbanan. Implementasi strategi yang sukses biasanya bergantung pada kemampuan manager untuk memotivasi pegawai yang biasanya hal ini lebih cenderung berupa seni ketimbang pengetahuan. Strategi yang telah diformulasikan tanpa implementasi yang sesuai tidak memberikan hasil yang berguna, sehingga kemampuan interpersonal tersebut yang menentukan implementasi itu dapat berhasil atau tidak.
Evaluasi strategi adalah tahapan akhir dari manajemen strategik. Manager perlu mengetahui apakah strategi yang digunakan sudah berjalan dengan baik atau tidak, dan evaluasi diperlukan untuk mengetahui penyebab yang menyebabkan eksekusi strategi tidak berhasil, atau menentukan langkah selanjutnya atau perubahan terhadap apa yang sudah berhasil atau terjadi. Perlu diketahui bahwa setiap strategi adalah subjek dari perubahan yang diperlukan karena faktor internal maupun eksternal selalu berubah-ubah.
Terdapat tiga aktifitas evaluasi yaitu (1). Melakukan review terhadap faktor eksternal dan internal yang berada pada strategi yang saat ini sedang digunakan, (2) mengukur performa, dan (3) mengambil tindakan untuk mengoreksi. Evaluasi diperlukan karena kesuksesan yang terjadi saat ini tidaklah dapat menjamin kesuksesan di masa yang akan datang. Kesuksesan selalu menciptakan permasalahan yang baru dan bisa berbeda sama sekali.
Salah satu contoh bagaimana strategi yang konsisten digunakan setelah pada suatu kesuksesan tidak bisa membuat kesuksesan berlanjut terus menerus dapat kita perhatikan pada industri teknologi, dimana Apple Computer Inc. yang sukses dengan produk Apple I, Apple II, menuai kegagalan berturut-turut dengan produk mereka selanjutnya dimulai dari Apple Lisa, Apple Newton, dan proyek-proyek berikutnya yang membuat Steve Jobs pada akhirnya dipecat dari perusahaan yang ia bangun sendiri.
Pemecatan Steve Jobs terjadi karena kurang nya kemampuan beliau dalam melakukan formulasi strategi dan implementasi dikarenakan kemampuan interpersonal yang kurang baik, dalam beberapa literatur telah diketahui bagaimana Steve Jobs menekan dengan keras karyawannya untuk berkerja 90 jam per minggu untuk menciptakan apa yang dia inginkan dan bagaimana dia menciptakan suasana kurang membangun dan cenderung memecah-belah antar tim dalam organisasi perusahaannya sendiri yaitu dengan sengaja memotivasi karyawannya yang berada dalam tim Apple II dan tim Lisa untuk saling menghina dan membenci. Apa yang terjadi pada perusahaan ini selanjutnya juga menjadi tidak lebih baik karena kepemimpinan dan kesalahan formulasi strategi seperti memberikan lisensi produk pada perusahaan lain seperti yang dilakukan kompetitornya juga tidak memberikan hasil yang memuaskan, selanjutnya saat Apple Computer telah siap untuk terus mengubah dan mengevaluasi strategi secara rutin dan tertolong dari kebangkrutan hingga sebagian sahamnya dibeli oleh kompetitor utamanya yaitu Microsoft, pada akhirnya perusahaan ini berangsur pulih dan bangkit kembali.
Sebaliknya, contoh lain dari manajemen strategik yang sukses dapat kita lihat dari contoh brilian yang terdapat dalam perusahaan Microsoft. Mereka yang berkerja di Microsoft bukanlah penemu yang selalu mengeluarkan sesuatu yang baru, namun penentuan visi dan misi yang jelas, hingga apa yang ingin mereka capai dan periode waktu yang jelas hingga evaluasi yang baik memberikan mereka kesempatan dari sebuah perusahaan kecil yang dulunya berkantor di kamar sebuah motel menjadi perusahaan pembuat software terbesar dengan market share sebesar 90% dalam industri teknologi informasi.

Traitor

Nah, untuk pertama kalinya saya akan menuliskan first impression dan sedikit review dari film Traitor yang baru-baru ini gua tonton di bioskop.... Bagi yang nggak tau ini film apaan n merasa ini bukan film terkenal yang layak tonton, coba deh baca review gw ampe habis... terkadang seperti buku, film gak bisa dilihat dari covernya atau pemerannya :D
Untuk sementara saya akan menuliskan review ini dalam bahasa Indonesia, so for english reader... you need to wait for reading the english review for this movie, because it's seem I can't trust the Google Translate quality for translating more of my article again.....

Oke, bagi yang belum tahu film traitor ini apa, bisa melihat trailer nya di youtube deh... disini : http://www.youtube.com/watch?v=-0QS7OS2Gb4

Ide cerita dari film ini adalah menegaskan bahwa terorisme itu seakan menolak dan menunjukkan bahwa setiap orang didunia ini, apapun agama dan kepercayaannya tidak pernah menginginkan dan membenarkan terorisme, dan menegaskan sekali lagi bahwa terorisme itu adalah tindakan yang dilakukan orang-orang yang licik dan memanfaatkan kepercayaan orang lain untuk kepentingan mereka sendiri dengan mempermainkan emosi orang lain.

Tokoh utama dalam film ini, bernama Samir, memiliki masa lalu yang kelam, sehingga membuat dirinya menjadi seorang muslim yang taat dan alim dan membenci terorisme. Disini akan kita lihat bagaimana sepak terjang Samir dalam membongkar jaringan teroris dengan cara layaknya menyiram api dengan bensin. Dan dalam aksinya yang cukup "Rahasia" (yup saya tidak akan menspoilerkan isi film ini, walaupun film ini cukup lama rilisnya, yaitu tahun 2008 kemarin), Samir akhirnya menarik perhatian seorang agen FBI bernama Roy Clayton.

Nah yang menarik dari film ini adalah mereka seolah menjembatani antara dua kubu, Samir adalah seorang berkebangsaan Amerika, dan beragama Islam yang sangat alim dan berkulit hitam yang benar-benar minoritas dan menjadi wakil dari kondisi dunia saat ini yang menganggap orang Negro dan Muslim itu identik dengan kekerasan saja (ingat saya menulis menganggap, bukan berarti saya rasis lho ya... tapi menurut saya itu anggapan dunia saat ini) yang merupakan pribadi yang lembut, taat beragama, dan tidak menyukai aksi terorisme sehingga pada akhirnya melakukan operasi rahasia untuk mengobrak-abrik jaringan terorisme.

Sedangkan Clayton adalah agen FBI yang Amerika bangt... berkulit putih, dan untuk menyeimbangkan dengan peran dari Samir, adalah seorang Kristiani yang sangat taat dan mempelajari Islam saat kuliah dan berada dalam kondisi netral untuk tidak menghakimi bahwa golongan agama tertentu itu lah sumber terorisme melainkan orangnya.

Kedua karakter tersebut benar-benar berbeda secara penampakan fisik dan agama yang dianut, namun mereka memiliki kesamaan yang pada akhirnya terkuak dalam film ini, sehingga dari awalnya Clayton mengejar Samir... pada akhirnya Clayton bahu-membahu dengan cara tak terduga untuk membasmi sebuah jaringan teroris.

Film ini benar-benar digarap dengan apik, dan bila melihat judulnya... TRAITOR... yap kita akan melihat banyak pengkhianatan terjadi dalam film ini, pengkhianatan pada kemanusiaan, pengkhianatan pada teman, dan pengkhianatan pada idealisme... dan saat konklusi dari film ini muncul... kita akan bertanya dalam diri kita sendiri, apakah pengkhianatan untuk tujuan yang baik itu bisa dibenarkan? dan sebagai film konspirasi-spionase yang digarap dengan isu sosial yang cukup sensitif... film ini dengan baik berhasil menghapus anggapan bahwa tidak ada agama atau idealisme manapun yang membenarkan untuk membunuh sesama, dan apabila ada organisasi yang melakukan hal tersebut... itu merupakan tindakan dari orang tidak bertanggung-jawab yang memanfaatkan kepolosan orang lain yang alim dan tidak mengerti apa yang benar... disini kita melihat sosok Samir yang dengan keras menentang idealisme teroris yang dibongkarnya karena dia pun menolak ide untuk menyakiti sesama walau berbeda agama dan ras.

Terdapat banyak kejadian yang membuat kita bingung, apa yang akan dilakukan oleh Samir dalam situasi multi kepentingan, dan bagaimana dia dapat menyelesaikan misi rahasianya itu sementara karena teramat rahasianya dirinya pun dikejar juga oleh pihak yang berwajib yang sebenarnya pun merupakan pihak yang sama, dan bagaimana Samir nyaris terbunuh dan kuatnya rasa persaudaraan dalam jaringan terorisme yang terjadi... Semuanya terangkai dengan cerdas dalam film besutan Jeffrey Nachmanoff ini...

So bagi yang belum menonton film ini, saya sarankan untuk membeli DVD Originalnya di website online ataupun toko kesayangan original anda (saya tidak tahu apakah versi resmi Indonesia sudah ada atau belum, namun bila tidak ada, coba lah beli original nya lewat toko DVD Online), DVD ini sangat berharga untuk ditambahkan dalam koleksi anda, karena banyak pesan dan isu sosial yang diangkat dan bukan tipe film yang berusaha memecah belah, namun merupakan film yang berisi pesan bahwa terorisme itu bukan lah musuh dari satu pihak agama dan ras tertentu saja.... namun merupakan musuh semua pihak yang tidak mengkehendaki saling menyakiti sesama manusia, apapun agama dan ras mereka.... sebuah film yang manis....

Confession Of A Shopaholic

Movie Review (Review Versi Indonesia)

Confessions of Shopaholic

“Film yang dapat digunakan untuk belajar banyak hal, apakah anda seorang marketers? Anda bisa dapat banyak hal yang bisa anda pelajari untuk membuat klien anda mengeluarkan lebih. Apakah anda seorang konsultan perencana keuangan? Anda bisa tahu bagaimana pola-pola yang tidak masuk akal dalam mengeluarkan uang, dan apakah anda seorang pecandu belanja? Film ini akan membuat anda berkata, ya saya mengalami hal seperti itu…. Dan jika anda pecandu film… film ini jelas dapat anda nikmati karena sangat menyegarkan, baik dari sisi komedi nya, maupun dari sisi emosionalnya yang romantis dan menyegarkan”

Data Film
Judul Film : Confessions of Shopaholic
Genre : Comedy - Romance
Sutradara : P.J Hogan
Produser : Jerry Bruckheimer
Penulis Skenario : Tracey Jackson, Tim Firth, Kayla Alpert, Sophie Kinsella (books)
Studio Produksi : Jerry Bruckheimer Films
Distributor : Touchstone Pictures
Bahasa : English, Finnish
Durasi : 104 minutes

Tanggal Rilis : USA 5 February 2009, Indonesia 11 March 2009, Japan 30 May 2009

Data Lainnya
Aspek Rasio : 2.401
Sound Mix : Dolby Digital 5.1 (DVD)

Tagline : All she ever wanted was a little credit...


Pemeran Utama : Isla Fisher, Hugh Dancy, Krysten Ritter, Joan Cusack, John Goodman, etc.

Sinopsis
Berdasarkan pada buku "Confessions of a Shopaholic" dan "Shopaholic Takes Manhattan" oleh Sophie Kinsella. Rebecca Bloomwood (Isla Fisher) adalah wanita berusia 25 tahun yang tinggal dengan sahabatnya Suze (Krysten Ritter) di flat milik Suze(temannya, dan Rebecca membayar sewa yang jauh di bawah harga pasar), di bagian kota yang trendi. Rebecca memiliki pekerjaan yang sangat membosankan menulis untuk majalah keuangan. Dia memiliki kecanduan belanja dan pekerjaannya tidak dapat diandalkan untuk membayar hutangnya. Hutang dan tagihan menumpuk, jadi dia mencoba mengurangi (yang akhirnya gagal total), kemudian ia mencoba membuat lebih banyak uang (kegagalan lain).

Trailer
http://www.youtube.com/watch?v=ZYYCSEV-i1Y

Review
Awalnya saat melihat poster film ini di bioskop yang bener-bener cewe banget, dan dvd original dengan box berwarna pink dan merchandise dompet pink, saya merasa film ini bukan untuk saya, tapi memang jangan pernah menilai film dari poster trailernya ataupun box dvd nya. Pesan dari dosen saya bahwa film ini adalah film yang wajib ditonton oleh seorang marketer untuk mengenali bagaimana memperlakukan kustomer membuat saya tertarik pada film ini.
Pada film ini terdapat beberapa aspek yang bisa dipelajari, namun saya tidak menganjurkan anda menikmati film ini sebagai media pembelajaran marketing, finance, dan penikmat novelnya seperti apa yang saya lakukan dan saya tidak yakin itu bukan cara yang baik untuk menikmati film. Dalam film ini kita akan melihat bagaimana Rebecca melewati proses pendewasaan dirinya agar dapat dewasa dan mengakui bahwa dirinya adalah seorang shopaholic (pecandu belanja) hingga akhirnya menepis anggapan bahwa ada lebih banyak hal yang lebih berharga yang akan hilang apabila dirinya mempertahankan keibasaan buruknya itu.
Film berdurasi 104 mnit ini dapat membuat anda terus tertawa dengan berbagai kejadian yang terjadi didalamnya, deretan pemeran yang sangat sesuai dengan karakter yang mereka perankan membuat film komedi ini merupakan komedi yang patut anda koleksi dan anda tambahkan dalam daftar koleksi anda, dan hal-hal yang lucu dalam film ini bukan hanya soal bagaimana kegilaan dn tingkah laku Rebecca dalam berbelanja saja, namun bagaimana kebetulan-kebetulan akhirnya mengorbitkan Rebecca menjadi salah seorang kolumnis terbaik yang dikagumi dari rubrik yang secara tidak sengaja akhirnya menjadi terkenal di majalah keuangan, bukan karena kemampuan Rebecca dalam berhemat dan mengelola keuangan, namun karena gaya konsumtif dan kebiasaan buruknya selama ini.
Seiring dengan berjalannya cerita, berbagai kebohongan membuat masalah menjadi semakin pelik dan semakin runyam, dan dalam kondisi terdesak akhirnya Rebecca memutuskan sesuatu dan mengambil tindakan untuk menyelesaikan masalah yang selama ini ditumpuk dengan dewasa, pertanyaannya adalah, berhasilkah Rebecca untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan solusi yang telah ia pikirkan dan lakukan? Tonton sendiri film komedi yang unik ini, mungkin sudah terlambat untuk menontonnya di bioskop kesukaan anda, namun tidak ada salahnya anda mampir ke toko dvd kesayangan anda atau membeli dvd secara online dan membeli dvd ini untuk anda tambahkan dalam daftar koleksi anda.

English Version (By Google Translation, sorry don't have time to re-write in English, because from the first time this review is intend to be writen in Indonesia for other website)

Confessions of Shopaholic
"The film that can be used to learn many things, whether you are a marketers? You can be a lot of things you can learn to make your clients spend more. Are you a financial planner consultant? You can know how the patterns that do not make sense in spending money, and whether you are a shopping addict? This movie will make you say, yes I experienced something like that .... And if you are addicted to the movie ... this movie obviously you can enjoy because it is very refreshing, both from the side of his comedy, as well as the emotional side of the romantic and refreshing "

Film Data
Film Title: Confessions of Shopaholic
Genre: Comedy - Romance
Director: P.J Hogan
Producer: Jerry Bruckheimer
Scenario Writer: Tracey Jackson, Tim Firth, Kayla Alpert, Sophie Kinsella (books)
Studio Production: Jerry Bruckheimer Films
Distributor: Touchstone Pictures
Language: Bahasa Indonesia, Finnish
Duration: 104 minutes

Release Date: 5 February 2009 USA, Indonesia 11 March 2009, Japan 30 May 2009

Other Data
Aspect Ratio: 2401
Sound Mix: Dolby Digital 5.1 (DVD)

Tagline: All she ever wanted was a little credit ...


Main Cast: Isla Fisher, Hugh Dancy, Krysten Ritter, Joan Cusack, John Goodman, etc.

Synopsis
Based on the book "Confessions of a Shopaholic" and "Shopaholic Takes Manhattan" by Sophie Kinsella. Rebecca Bloomwood (Isla Fisher) is a 25-year-old woman who lives with her best friend Suze (Krysten Ritter) in Suze's flat (his friend, and Rebecca to pay rent far below market price), in a trendy part of town. Rebecca has a very boring job writing for the financial magazine. He has a shopping addiction and his work can not be relied upon to pay its debts. Debt and bills piling up, so he tried to reduce (which ultimately failed miserably), then he tried to make more money (another failure).

Trailer
http://www.youtube.com/watch?v=ZYYCSEV-i1Y

Review
At first when I saw this movie posters at movie was really cewe banget, and dvd with original box and merchandise pink purse pink, I feel this movie is not for me, but it should never judge a movie trailer from a poster of his or dvd box. Message from my professors that this movie is a movie that must be watched by a marketer to know how to treat customers makes me interested in this film.
In this film there are several aspects to be learned, but I do not recommend you to enjoy this film as a learning media marketing, finance, and connoisseurs of his novel as what I do and I'm not sure it's not a good way to enjoy the movie. In this film we will see how Rebecca through her maturing process in order to grow up and admit that she was a shopaholic (shopping junkie) to finally dismissed the notion that there are more things more precious to be lost if he keep it keibasaan bad.
104 mnit length movies can make you laugh with various events that happen in it, the row player that best fits their character perankan make this comedy is comedy that you deserve your collection and add in your collection list, and the things that funny in this movie is not just about how insanity dn Rebecca's behavior in the shop alone, but how coincidences Rebecca orbit eventually became one of the best columnist who admired the rubric which accidentally became famous financial magazine, not because of Rebecca's ability in save money and manage finances, but because of consumer style and during these bad habits.
As the story goes on, many lies to make the problem become more complicated and worse, and in crowded conditions Rebecca finally decided on something and take action to solve this problem for stacked with adults, the question is, Rebecca successfully to solve this problem with solutions that have been he was thinking and doing? Watch the film this unique comedy, probably too late to watch the movie of your choice, but it never hurts you stop by the store or your favorite dvd buy dvd online and buy this dvd for you to add in your collection list.


christian Gamas, christian_gamas@yahoo.com, christian.gamas.blog@gmail.com

What's new in Snow Leopard

The new upgrade from Apple for intel based machine Macintosh Computer, the upgrade is known as Snow Leopard or Mac Os X 10.6

The upgrade can boost your intel based Mac up to 1.5x. Snow Leopard have new features like Grand Central Dispatch, 64 Bit computing arcitechture, and Open CL.

Grand Central Dispatch


This technology can improve their process from multi-core processors in the latest intel processor like intel core 2 duo series. This feature can break down the process from all programs to make use all core in their machine to make the program running faster and optimal.

64 Bit technology
It can be used to detect your RAM up to 16 million Gigabytes RAM, and all core application in Mac OSX are re-written in 64bit platform so it can be running faster. Looks like Apple not just adding 64 bit for the labels or branding only, but change the whole computing experience.


Open CL
In past day ago... your graphich card only improve the graphic processing apps or 3D apps, but in Snow Leopard, the new Open CL technology will be improving the whole systems from their GUI graphic performance.... So if you have more fastest graphich card, it will be improving the graphic processing in whole systems.

If you have Intel based Mac and not yet upgrading to Snow Leopard, you MUST update now :D

Is Mac Expensive???

When I'm recomending Mac computers to my friends, ussually they say that Mac computers is expensive and hard to use or Mac is not better than PC... But when we see the fact when you're using your computer not just for typing and want to do some more usable things, you should try Mac Computers.

Nowadays buying a new mac computers isn't expensive anymore... from the hardware specifications it can give you more advantages than other notebook... from my experience there are so many advantages from Macbook.

Currently I'm using macbook pro 13"
The advantage from using this macbook pro are :

1. LED Display
2. Motion Sensor for HDD safety, it can help extend your HDD Life and prevent bad blocks in your HDD.
3. Backlit keyboard
4. They have great and nice cooling systems, each enclosure have their individual temp sensors.
5. Unibody and alumunium exterior, it's a good looking machine and have a good heat management system.
6. Multi touch gesture track-pad, up to four finger.


Mac computers are nice... I'm love it, they have great Operating System and have a great hardware too... Love it so much :D

It may be a litle expensive, but when we see their hardware, and we see the features from their Operating system, there are no headache and foolish problems, and there are so much fun when using mac computers, and do many creative things using iLife.... I Can say, it's worth every cent to buying Mac computers.

Is the digital compass is worth to upgrading your Apple iPhone??

Just reading the new Macworld Indonesia Oct 2009, one of the comment that make me grin....
"I realy don't need compass when hang out, except I'n getting lost in a jungle. It make me look fool if I'm walking in mall and then loudly says 'Go to north, we need to go to north now"

But surelly the digital compass is a good things in iPhone... But I'll think to grab my iPhone 4rd gen.... The 3GS is not for me I think...


Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

MP3 Clips